Alasan Pemerintah Membubarkan Organisasi FPI

Pemerintah telah resmi menetapkan FPI (Front Pembela Islam) menjadi organisasi yang terlarang sehingga semua aktivitas dan atribut yang berbau FPI telah dilarang. Bahkan bagi masyarakat menemukan masih ada yang menggunakan atribut FPI untuk melaporkan ke polisi.

Semua masyarakat diminta untuk tidak mudah terpengaruh terhadap semua simbol dan atribut FPI. FPI secara resmi sudah dibubarkan pada tanggal 30 Desember 2020 dan dilarang untuk melakukan operasi kembali. Untuk lebih lengkapnya anda bisa mengunjungi situs ini untuk mendapatkan informasi terbaru.

6 Alasan Dibubarkannya Organisasi FPI di Indonesia

Eddy sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM mengungkapkan kalau organisasi FPI dibubarkan berdasarkan beberapa alasan. Semua itu sudah ada pada keputusan bersama Menkumham, Mendagri, Jaksa Agung, Menkominfo, Kapolri, dan kepala BNPT pada nomor 220/4789 di tahun 2020 mengenai larangan kegiatan dengan menggunakan atribut dan simbol. Sehingga keputusan final yaitu mengentikan segala kegiatan Front Pembela Islam.

Sesuai sumber ini kan dijelaskan mengenai beberapa alasan FPI dibubarkan oleh pemerintah. Selengkapnya bisa simak penjelasan berikut ini :

  1. UU Nomor 16 tahun 2017

Dalam undang-undang tersebut berisi mengenai organisasi masyarakat yang memiliki tujuan menjaga keutuhan negara, konsensus bernegara Pancasila, eksitanesi idelogi, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal.

  1. UU Ormas

FPI dibubarkan karena isi anggaran dasarnya yang sudah bertentangan dengan pasal 2 UU Ormas.

  1. Tidak perpanjang Keterangan sebagai Ormas

FPI dibubarkan karena tidak memperpanjang Surat Keterangan Terdaftar FPI sebagai Ormas. Surat keterangan itu sudah berlaku sejak tanggal 20 Juni 2019. Semua itu berdasarkan keputusan Mendagri sejak tanggal 20 Juni 2014.

Sampai detik ini organisasi FPI ini belum saja melengkapi semua persyaratan untuk memperpanjang Surat Keterangan tersebut. Sehingga secara De Jure sejak tanggal 21 Juni 2019 Organisasi Front Pembela Islam ini sudah dianggap bubur.

  1. Tidak bertentangan dengan UU Ormas

FPI dibubarkan atas dasar kegiatan Ormas tidak boleh bertentangan dengan UU Ormas pada pasal 5, pasal 59, pasal 59 ayat 3, dan pasal 82.

  1. Terlibat terosisme

FPI dibubarkan karena terdapat pengurus dan anggota FPI yang terlibat dengan terisme dan sudah dipidanakan. Jadi terdapat 35 pengurus yang berhubungan dengan terorisme dan terdapat 29 anggota yang harus dipidanakan.

  1. FPI sering melakukan Sweeping atau razia

FPI dibubarkan karena banyak pengurus dan anggota FPI yang sering melakukan razia kepada masyarakat. Padahal kewenangan melakukan razia itu adalah tugas aparat

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa alasan kenapa FPI harus dibubarkan oleh pemerintah. Berdasarkan pertimbangan dan keputusan bersama secara resmi telah di hentikan secara resmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *